Plus Minus Pelek Jari-Jari Pada Sepeda Motor

Salah satu komponen terpenting untuk memilih apakan sepeda motor tersebut dapat dipakai untuk berkendara atau tidak adlah ban. Jika tanpa ban sepeda motor akan berjalan dengan pelek saja, dan hal tersebut tentunya sangat tidak nyaman abgi anda.

Ban tersebut melekat pada pelek yang lalu kedua komponen ini ban dan pelek disebut dengan roda. Dan pelek juga sangat berperan penting yang mana tanpa pelek maka ban tidak dapat dipakai atau tidak berfungsi secara maksimal, karna pelek ialah daerah menempelnya ban tentunya pelek harus kokoh.

Umumnya ada dua jenis pelek yang dipakai pada kendraaan sepeda motor, yaitu pelek racing atau casting wheel dan satunya pelek jari-jari atauu spoke wheel. Banya pada kalangan pemilik kendaraan bermotor lebih memakai pelek racing untuk dipasang pada sepeda motonya, bahkan ada yang memodifikasi menjadi pelek racing.

Padahal setandar motor tersebut dari pabrikannya yaitu memakai pelek jari-jari. Lantas apa sih kelebihan dan kekurangan pelek jari-jari bila dipakai pada sepeda motor.

Kelebihan pelek jari-jari

Pelek jari-jari terbilang lebih gampang dikarnakan perawatannya lebih gampang dari pada pelek racing, yang mana bila roda terasa ada yang tidak benar atau speleng maka pelek jari-jari tinggal disetel saja. Kemudian kelebihan lainnya bahwa pelek jari-jari juga tidak rentang terhadap terjadinya kerusakan.

Kelemahan memakai pelek jari-jari

Semua hal tentunya mempunyai kedua sisi, diatas telah disinggung mengenai kelebihan pelek jari-jari, namun tentunya kelebihan pelek jari-jari mempunyai sisi kelemahan. Diantara kelemahan pelek jari-jari yaitu lebih sulit untuk membersihkannya karna membersihkannya haru satu persatu.�Sedangkan kita ketahui jumlah jari-jarinya banyak.

Kemudian kelemahan lainnya pelek jari-jari tidak dapat dipasang ban tubeless. Ban tubelees sendiri ialah ban yang tidak membutuhkan ban dalam, itu artinya udara bertekanan hanya ditahan oleh ban luar yang di bab dalamnya telah di lapisi oleh lapisan khusus.