Ini Cara Setting Cvt Matic Aagar Motor Lebih Bertenaga

Ketika anda mengendarai motor matik kemudian melewati jalan tanjakan, pastinya motor matik yang anda kendarai tersebut terasa tidak bertenaga. Memang untuk beberapa tipe motor matik yang Indonesia mempunyai karateristik menyerupai itu. Memerlukan tarikan penuh supaya motor tersebut bertenaga. Untuk jenis motor menyerupai ini memang sedikit merepotkan jikalau dipakai di jalanan perkotaan yang padat, karna membutuhkan handing stop dan go karna kepadatan kemudian lintas.

Dengan kondisi motor yang seprti itu tentunya membutuhjan konsumsi materi bakar yang lebih. Motor matic menyerupai ini butuh grip gas dipelintir lebih dalam dari berhenti hingga motor tersebut jalan. Kisarannya ada di angka 1.500 rpm ke atas supaya motor dapat berjalan. Hal ini juga yang menciptakan huruf motor menyerupai ini lebih boros bensin.

Bagi otolovers yang mempunyai hambatan menyerupai yang diatas jangan berkecil hati, karna ada cara untuk mmengubah motor matik yang kurang bertenaga menjadi lebih bertenaga. Yaitu dengan melaksanakan setting atau perubahan pada beberapa komponen CVT motor matik. Berikt tips dan cara setting komponen CVT matik supaya motor matik lebih bertenaga dan irit:

Kurangi Bobot Roller CVT

Bobot roller harus dibentuk lebih ringan dari bawaan pabrikan. Itu cara pertama supaya mesin leih responsif pada putaran rendah. Perlu diingat jangan terlalu banyak pengurangan bobot roller dari standarnya, karna nantinya akan mempengaruhi performa matik di putaran atas. Cukup hanya menurunkan 1 mata saja, contohnya dari 10 gram menjadi 9 gram.

Pakai Per Kampas Kopling yang Lebih keras

Ketika roller dikurangi bobotnya maka akan makin cepat bukaan pully, itu akan menjadikan lebih cepat terangkatnya kampas sentrifugal. Per kampas yang ada 3 itu mempunyai tugas yang penting di bab ini. Jika kondisi saat per tersebut lemah maka dipastikan kampas lebih praktis selip dan tenaga gres dapat dirasakan saat putaran mesin tengah ke atas. Solusi untuk mengatasi supaya kampas kopling sentrifugal tidak praktis selip yaitu dengan menggantinya menjadi per yang lebih keras.

Menggunakan Per CVT Racing

Tanpa mengganti roller standar pada mesin matik standar pabrikan, juga dapat dibentuk lebih bertenaga dengan hanya melaksanakan penggantian per CVT standar dan per CVT racing. Per CVT racing berfungsi untuk membantu mendongkrak performa mesin di rpm bawah. Untuk motor matik yang mesinnya masih standar cukup memakai per CVT ukuran 1000 atau 1500 rpm. Jika lebih dari itu maka akan lebih memperburuk kondisi.